Volkswagen telah mengumumkan penyesuaian strategis pada peta jalan kendaraan listrik (EV) mereka, memprioritaskan peluncuran produk segera melalui platform MEB+ yang ditingkatkan, sementara debut platform generasi berikutnya, Scalable Systems Platform (SSP), ditunda hingga 2028. Keputusan ini merupakan respons terhadap tantangan pengembangan, khususnya di bidang perangkat lunak, dan upaya untuk menyeimbangkan ambisi elektrifikasi dengan kebutuhan akan profitabilitas di tengah dinamika pasar EV global.
Fokus jangka pendek perusahaan kini tertuju pada peluncuran EV kompak tingkat pemula di Eropa pada tahun 2026, yang akan diberi nama VW ID. Polo, dengan target harga awal sekitar €25.000. Model ini akan dibangun di atas platform MEB+ yang merupakan evolusi dari arsitektur MEB yang sudah ada. Pengiriman awal ID. Polo akan dilengkapi baterai NMC yang lebih mahal, diikuti oleh varian baterai LFP yang lebih terjangkau enam hingga sembilan bulan kemudian, yang dirancang untuk penggunaan perkotaan dengan biaya rendah.
Model ID. yang sudah ada, termasuk VW ID.3 dan ID.4, dijadwalkan menerima pembaruan menyeluruh pada akhir tahun 2026 seiring transisi mereka ke platform MEB+. Pembaruan untuk ID.3, yang dijadwalkan pada Musim Semi 2026, akan mengadopsi bahasa desain baru 'Pure Positive' dan akan mengintegrasikan kembali tombol fisik untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Investasi substansial dilaporkan telah disetujui untuk memperpanjang umur platform MEB, yang juga mencakup peningkatan kecepatan pengisian daya hingga antara 175kW dan 200kW.
Secara krusial, platform SSP generasi berikutnya, yang semula dimaksudkan untuk penerus listrik Golf dan memiliki arsitektur 800-volt, kini dijadwalkan untuk debut model pertamanya di Eropa pada tahun 2028. Penundaan ini sebagian besar dikaitkan dengan kesulitan dalam pengembangan perangkat lunak oleh divisi Cariad milik VW Group. Model pertama berbasis SSP, yang merupakan hasil dari proyek 'Trinity' dan awalnya direncanakan untuk 2026, kini dilaporkan akan menjadi SUV ukuran menengah yang dibangun di pabrik Zwickau.
Secara keseluruhan, penyesuaian strategi ini memungkinkan Volkswagen untuk mengamortisasi biaya lebih baik melalui penggunaan teknologi yang diperbarui di seluruh merek Grup, termasuk Audi, Skoda, dan Cupra, sambil menegaskan kembali tujuan ambisiusnya untuk menjadi produsen volume terkemuka secara global pada tahun 2030.


