Škoda Memperkenalkan Studi Konsep EV Berbasis Sedan Ikonik Škoda 100

Penulis: Olha 12 Yo

Škoda Auto, produsen otomotif Republik Ceko yang didirikan pada tahun 1895 dan merupakan bagian dari Volkswagen Group, baru-baru ini meluncurkan sebuah studi desain: reinterpretasi modern dari sedan Škoda 100 sebagai kendaraan listrik (EV) penuh. Konsep ini merupakan bagian dari inisiatif perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan, bertajuk 'Icons Get a Makeover', yang bertujuan untuk menghidupkan kembali model-model bersejarah dengan sentuhan kontemporer.

Pemilihan Škoda 100 didasarkan pada signifikansi historisnya; model tersebut menjadi mobil pertama merek tersebut yang melampaui satu juta unit produksi antara tahun 1969 hingga 1977. Martin Paclt, desainer eksterior Škoda yang memimpin proyek ini, menekankan bahwa tujuannya adalah mempertahankan esensi fundamental model klasik tersebut, bukan menciptakan replika bergaya retro. Garis-garis bersih dan abadi dari model tersebut dinilai selaras dengan filosofi desain 'Modern Solid' Škoda saat ini.

Reinterpretasi ini mempertahankan postur, siluet, dan karakter keseluruhan Škoda 100 asli, namun diterapkan pada format EV berpenggerak roda belakang (RWD) modern. Proporsi konsep ini didasarkan pada model Superb saat ini, meskipun ukurannya sedikit lebih besar untuk memberikan kesan yang lebih premium, menyerupai karakter limusin. Desainnya menampilkan permukaan yang elegan dan volume bodi yang besar, yang secara halus merujuk pada kesederhanaan Škoda 100 klasik. Detail kontemporer mencakup tanda lampu empat elemen di bagian depan dan strip lampu penuh di depan dan belakang, sebagai penghormatan terhadap aksen krom dan panel ventilasi model tahun 1960-an.

Salah satu keputusan desain yang paling mencolok adalah penghilangan total kaca belakang, sebuah langkah yang terinspirasi oleh kemiripan bentuk kaca depan dan belakang pada Škoda 100 asli. Keputusan radikal ini memungkinkan bagian belakang mobil dibentuk menjadi permukaan bodi yang sangat skulptural dan mulus. Ketiadaan jendela belakang memfasilitasi integrasi bukaan asupan udara segar di atas garis atap, yang penting untuk mendinginkan komponen sistem penggerak listrik yang diposisikan di belakang kompartemen penumpang, sebuah penghormatan terhadap tata letak mesin belakang mobil aslinya.

Secara teknis, konsep ini dirancang sebagai EV berpenggerak roda belakang (RWD), yang memungkinkan gandar depan didorong lebih jauh ke depan, menghasilkan overhang depan yang sangat pendek dan proporsi yang lebih dinamis. Tata letak EV ini juga memungkinkan penempatan penyimpanan yang fleksibel, dengan kompartemen utama di bawah kap mesin depan dan ruang sekunder di atas motor listrik belakang. Škoda menegaskan bahwa studi ini murni merupakan eksplorasi kreatif dan belum ada rencana resmi untuk memproduksinya secara massal, dengan detail teknis seperti jangkauan atau kinerja yang belum diungkapkan.

8 Tampilan
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.