Penemuan Koloni Pembiakan Ikan Terbesar Dunia di Laut Weddell Perkuat Seruan Konservasi

Diedit oleh: Olha 12 Yo

Penemuan Koloni Pembiakan Ikan Terbesar Dunia di Laut Weddell Perkuat Seruan Konservasi-1

Sebuah penemuan biologis monumental di perairan Antartika yang beku telah mengungkap koloni pembiakan ikan terbesar di dunia, sebuah fenomena yang menegaskan kesuburan ekosistem di bawah lapisan es yang keras. Penemuan ini terjadi pada Februari 2021, ketika tim peneliti dari Institut Alfred Wegener, yang dipimpin oleh peneliti Autun Purser, mendokumentasikan jumlah sarang yang sangat besar di dasar Laut Weddell, Antartika. Para ilmuwan menggunakan kapal penelitian kutub Jerman, Polarstern, dan sistem kamera bawah laut canggih yang disebut OFOBS untuk mengamati lokasi spesifik penemuan ini, yang berada di kedalaman antara 420 hingga 535 meter.

Koloni masif ini berpusat pada spesies Ikan Es Yunani, atau Neopagetopsis ionah, dan diyakini menampung sekitar 60 juta sarang aktif, mencakup area setidaknya 240 kilometer persegi. Keberadaan komunitas yang terorganisir dengan baik dan tangguh ini di lingkungan ekstrem menyoroti kekayaan keanekaragaman hayati dasar laut Antartika yang tersembunyi. Ikan es ini memiliki adaptasi luar biasa untuk bertahan hidup dalam suhu beku, termasuk protein antibeku khusus dan ciri uniknya sebagai satu-satunya vertebrata yang diketahui tidak memiliki darah merah karena ketiadaan hemoglobin.

Temuan ini memiliki implikasi signifikan di luar catatan ilmiah, berfungsi sebagai katalis kuat untuk tindakan konservasi. Pengungkapan fitur biologis penting di Laut Weddell ini secara langsung memperkuat argumen untuk menetapkan wilayah tersebut sebagai Kawasan Lindung Laut (MPA). Laut Weddell, yang dikenal sebagai jantung air dingin planet ini yang menggerakkan arus laut global, telah menjadi fokus upaya konservasi sejak proposal MPA pertama diajukan pada tahun 2009, meskipun sempat terhambat oleh penolakan dari beberapa negara. Upaya terbaru untuk mengesahkan MPA Laut Weddell Fase 1 masih belum mencapai konsensus politik dalam Komisi Konservasi Sumber Daya Hayati Laut Antartika (CCAMLR) hingga saat ini.

Para pihak yang terlibat menyimpulkan bahwa penemuan koloni pembiakan terbesar ini memberikan data dasar krusial yang mendukung upaya berkelanjutan untuk mengamankan status suaka bagi habitat ikan, penguin, dan anjing laut di wilayah tersebut. Perlindungan ekosistem rapuh ini dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga keseimbangan sistem iklim global, terutama karena Laut Weddell menghadapi perubahan cepat akibat cuaca yang lebih hangat dan berangin.

18 Tampilan

Sumber-sumber

  • Sabah

  • Herkese Bilim Teknoloji

  • Bilim Genç

  • NTV

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.