Kondisi Ekonomi India di 2025: Tekanan Mata Uang, Tarif AS, dan Dampak Minyak
Diedit oleh: Sergey Belyy1
Tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi perekonomian India, ditandai dengan pelemahan mata uang rupee yang signifikan, dampak tarif perdagangan yang meningkat, serta fluktuasi harga minyak global.
Salah satu pukulan terbesar datang dari kebijakan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. Pada Agustus 2025, AS memberlakukan tarif sebesar 25% untuk barang-barang India, yang kemudian ditingkatkan menjadi 50% pada September 2025. Keputusan ini diambil sebagai respons atas pembelian minyak Rusia oleh India. Peningkatan tarif ini secara langsung memengaruhi hubungan dagang kedua negara dan menimbulkan ketidakpastian bagi para eksportir India. Analis valas di ANZ Bank, Dhiraj Nim, mencatat bahwa kombinasi tarif tinggi dan berita negatif terkait visa telah memperburuk tekanan pada rupee, terutama berdampak pada aliran modal di sektor teknologi informasi. Investor asing telah mendivestasi saham India senilai lebih dari USD 15 miliar pada tahun 2025, yang semakin memperlemah nilai tukar rupee.
Di sisi lain, harga minyak global yang terus berfluktuasi juga memberikan tekanan tambahan. India, sebagai salah satu importir minyak terbesar di dunia, sangat bergantung pada pasokan dari luar negeri. Perusahaan minyak terbesar di India, Oil and Natural Gas Corporation Limited (ONGC), melaporkan penurunan laba bersih pada kuartal pertama fiskal 2025/2026 akibat jatuhnya harga minyak dan volume produksi yang tidak tercatat. Sebagai respons terhadap sanksi dan tekanan harga, perusahaan minyak India menaikkan harga bagi konsumen domestik.
Reserve Bank of India (RBI) berupaya menjaga stabilitas dengan melakukan intervensi terkontrol di pasar valuta asing untuk memastikan depresiasi mata uang yang terkendali tanpa gejolak pasar yang signifikan. Pada Agustus 2025, RBI menjual lebih dari USD 5 miliar di pasar spot dan offshore untuk menghentikan penurunan rupee. Secara keseluruhan, kombinasi faktor-faktor seperti tarif perdagangan yang meningkat, fluktuasi harga minyak, dan penarikan investasi asing telah menciptakan lingkungan ekonomi yang menantang bagi India di tahun 2025. Namun, langkah-langkah proaktif dari RBI dan potensi peningkatan permintaan domestik serta pasar ekspor alternatif memberikan harapan untuk adaptasi dan pemulihan di masa mendatang.
14 Tampilan
Sumber-sumber
24 Канал
Часопис Термінал
Мінфін
5 канал
LB.ua
ain.ua
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



