Senang bertemu dengan Anda.
Indeks Saham AS Melonjak atas Kesepakatan Kerangka Kerja Dagang Trump-Xi dan Harapan Pemotongan Suku Bunga The Fed
Diedit oleh: user3@asd.asd user3@asd.asd
Pasar saham Amerika Serikat mencatat kenaikan signifikan pada hari Senin, 27 Oktober 2025, didorong oleh optimisme menyusul tercapainya kerangka kerja kesepakatan perdagangan substansial antara Presiden Donald Trump dan Pemimpin Tiongkok Xi Jinping. Kenaikan ini juga diperkuat oleh ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada hari Rabu mendatang setelah data inflasi konsumen yang lebih rendah dari perkiraan. Meskipun sentimen positif ini kuat, pasar tetap mencermati ketegangan dagang yang berkelanjutan dengan Kanada dan dampak dari penutupan pemerintahan federal yang telah memasuki hari kedua puluh tujuh.
Euforia pasar terlihat jelas pada indeks utama. Pada pukul 9:30 pagi ET, Dow Jones Industrial Average melonjak 302 poin, setara dengan 0,6%, sementara S&P 500 naik 0,9%, dan Nasdaq memimpin dengan peningkatan 1,4%. Sektor teknologi dan semikonduktor menjadi penerima manfaat utama dari berita ini, dengan saham Nvidia menguat 2,2%, Broadcom naik 2,2%, AMD bertambah 0,8%, Tesla melonjak 2,4%, dan Apple naik tipis 1,2%. Kenaikan ini merefleksikan pandangan bahwa pelonggaran akses terhadap mineral penting akan melancarkan rantai pasok industri teknologi tinggi yang sangat bergantung pada pasokan tersebut.
Inti dari kesepakatan kerangka kerja yang dicapai di sela-sela KTT ASEAN di Kuala Lumpur adalah prospek penundaan kontrol ekspor mineral kritis oleh Tiongkok dan potensi penghapusan ancaman tarif 100% oleh AS yang dijadwalkan berlaku 1 November. Menteri Keuangan Scott Bessent mengindikasikan bahwa kerangka kerja tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping pada hari Kamis. Mineral kritis, yang merupakan tulang punggung teknologi energi bersih dan pertahanan, diperkirakan permintaannya melonjak tiga kali lipat pada tahun 2030.
Namun, narasi pasar terbagi, dengan saham perusahaan pertambangan mineral tanah jarang AS mengalami tekanan. Saham Critical Minerals anjlok 18,7%, USA Rare Earth jatuh 13,9%, MP Materials terpeleset 6,5%, Trilogy Metals turun 14,5%, Energy Fuels melemah 10,9%, dan NioCorp Developments tergerus 14,2%. Penurunan ini mencerminkan keyakinan investor bahwa pasokan dari Tiongkok akan kembali membanjiri pasar, mengurangi keunggulan kompetitif produsen domestik.
Di sisi lain, pasar juga mengantisipasi langkah The Federal Reserve pada hari Rabu, di mana ekspektasi pemotongan suku bunga sebesar 0,25% sangat tinggi menyusul data inflasi September yang lebih rendah dari perkiraan. Pemotongan ini akan menurunkan kisaran suku bunga acuan menjadi 3,75%–4%, sebagai upaya untuk menopang pasar tenaga kerja yang menunjukkan tanda-tanda melemah. Sementara itu, lanskap ekonomi diperumit oleh ketegangan dagang yang masih membara dengan Kanada, di mana Presiden Trump meningkatkan tarif sebesar 10% sebagai respons atas iklan televisi kritis dari Ontario.
Sumber-sumber
New York Post
CNBC
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Hong Kong lodges 'strong protest' after Panama takes control of canal ports bbc.in/4aT8eU5


