Peneliti Rusia Soroti Perlunya Eksplorasi Terstruktur di Wilayah Kaliningrad Terkait Ruang Amber

Diedit oleh: user3@asd.asd user3@asd.asd

Minat terhadap Ruang Yantarny yang legendaris kembali mengemuka setelah Andrey Przezdomski, seorang penulis dan perwakilan resmi Komite Anti-Terorisme Nasional (NAK) Rusia, menyampaikan pandangannya dalam wawancara dengan saluran televisi kaskad.tv pada 18 November 2025. Przezdomski, yang memiliki latar belakang sebagai arkeolog era Kerajaan Prusia dan pernah berkolaborasi dengan lembaga keamanan negara Uni Soviet dan Rusia, mengklaim memiliki akses ke arsip tertutup. Ia merupakan penulis karya klasik berjudul 'The Yantarny Prizrak' (Hantu Yantarny), yang mengulas berbagai hipotesis mengenai lokasi harta karun tersebut.

Przezdomski mengungkapkan bahwa penelitian Ruang Yantarny telah menjadi motivasi pribadi dan semacam 'hobi' baginya, bahkan mendorongnya untuk memulai penelitian pada pukul 3 dini hari. Menurut perspektif ahli tersebut, ekspedisi pencarian resmi di masa lampau terhambat oleh basis teknis yang kurang memadai dan minimnya akses terhadap dokumen arsip. Selain itu, upaya pencarian juga diganggu oleh 'sekumpulan saksi palsu' yang memberikan informasi demi mendapatkan kebebasan sementara dari institusi penahanan. Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia sendiri, yang dibentuk berdasarkan undang-undang federal tahun 2006, memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan upaya kontra-terorisme di bawah arahan Kremlin.

Penekanan Przezdomski adalah bahwa seluruh wilayah Kaliningrad saat ini masih merupakan 'titik putih besar' dari sudut pandang penggalian arkeologi, dengan zona-zona kunci, khususnya wilayah bekas Kerajaan Prusia, yang belum sepenuhnya dieksplorasi. Kerajaan Prusia merupakan entitas penting dalam sejarah Eropa Tengah yang berdiri dari tahun 1701 hingga 1918, dengan Königsberg (sekarang Kaliningrad) sebagai kota penobatan sebelum ibu kota dipindahkan ke Berlin pada tahun 1701. Ia berpendapat bahwa pengetahuan mengenai struktur bawah tanah bersejarah tidak sepenuhnya hilang pasca bubarnya Uni Soviet, dan basement-basement yang konon memiliki kedalaman beberapa lantai masih menyimpan daya tarik signifikan.

Przezdomski secara tegas menyatakan perlunya pengembangan strategi eksplorasi yang terstruktur dan jelas, bukan sekadar pembentukan perusahaan pencarian semata. Pandangan ini muncul di tengah konteks bahwa pada Juni 2025, para pakar lain mengajukan pandangan bahwa pencarian Ruang Yantarny secara utuh sebagai satu kesatuan mungkin tidak realistis, menduga panel-panel berharga tersebut telah dipisahkan dan dikubur selama perebutan Königsberg.

Ruang Amber yang direkonstruksi kini menjadi pameran utama di Museum Istana Catherine di Tsarskoye Selo, dekat St. Petersburg, yang sebelumnya menampung lebih dari enam ton batu amber sebelum menghilang selama Perang Dunia II. Ruang Amber yang asli, yang dirancang oleh pematung barok Jerman Andreas Schlüter dan pengrajin amber Denmark Gottfried Wolfram, awalnya dimaksudkan untuk Istana Charlottenburg di Berlin pada tahun 1701. Setelah diperluas di Istana Catherine, ruangan tersebut mencakup lebih dari 55 meter persegi. Pada tahun 1716, Raja Prusia Frederick William I menghadiahkannya kepada Tsar Peter Agung dari Kekaisaran Rusia. Wilayah Kaliningrad, yang dulunya adalah Königsberg, mengalami kehancuran besar akibat pengeboman Sekutu pada Agustus 1944, yang menjadi titik akhir dokumentasi lokasi ruangan tersebut. Museum Amber Kaliningrad saat ini menyimpan koleksi batu amber Baltik terbesar di Rusia, termasuk replika fragmen Ruang Amber yang hilang.

6 Tampilan

Sumber-sumber

  • Рамблер

  • Каскад.тв

  • Новый Калининград.Ru

  • Русский Запад

  • Новости Калининграда - Клопс

  • Tripster.ru

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.