Selandia Baru Memimpin Tren Wisata Kebugaran Aktif bagi Pelancong Australia pada Tahun 2026
Diedit oleh: Olha Yos
Selandia Baru memposisikan diri sebagai destinasi unggulan bagi pelancong Australia pada tahun 2026, didorong oleh pergeseran preferensi perjalanan menuju kombinasi pengalaman petualangan, kebugaran fisik, dan perjalanan yang bermakna. Tren wisata kebugaran aktif ini mencerminkan keinginan wisatawan untuk mencapai pemulihan tubuh dan pikiran melalui aktivitas terstruktur di alam terbuka, bukan sekadar beristirahat. Data menunjukkan bahwa minat pelancong global terhadap pengalaman aktif di Selandia Baru sangat tinggi, dengan 13,2 juta orang tertarik pada kegiatan berjalan kaki, 12,4 juta pada pendakian, dan 12,6 juta pada bersepeda di antara mereka yang mempertimbangkan perjalanan ke negara tersebut.
Bentang alam Selandia Baru yang terpusat dan sangat beragam mendukung spektrum aktivitas yang luas, mulai dari mendaki gunung, bersepeda, hingga berlari, melayani semua tingkat keahlian. Inisiatif promosi seperti kampanye 'Active Escapes' dari Tourism New Zealand secara khusus menargetkan pasar sumber Australia yang memiliki budaya kebugaran yang kuat. Efisiensi geografis negara ini memungkinkan para pelancong untuk bertransisi secara cepat antara zona pesisir, pegunungan Alpen, dan hutan, sehingga waktu yang didedikasikan untuk aktivitas menjadi maksimal. Selain itu, penekanan pada keseimbangan antara upaya fisik dan pengalaman restoratif, seperti fitur geotermal dan kontemplasi dalam suasana tenang, selaras dengan tujuan kesehatan holistik yang dicari oleh wisatawan.
Infrastruktur untuk mendukung tren ini terus diperkuat melalui investasi strategis dalam jaringan jalur rekreasi nasional. Perluasan jaringan jalur sepeda nasional, yang dikenal sebagai Ngā Haerenga, secara substansial meningkatkan aksesibilitas bagi para pesepeda. Jaringan Ngā Haerenga, yang berarti 'Perjalanan' dalam bahasa Māori, telah berkembang menjadi jaringan jalur yang mencakup 23 'Great Rides' dan jalur pendukung lainnya, yang menarik lebih dari 2 juta pengguna setiap tahunnya.
Salah satu pengembangan infrastruktur utama yang dinantikan adalah pembukaan Kawarau Gorge Trail di dekat akhir Kuartal Pertama (Q1) tahun 2026, yang menandai investasi regional yang signifikan dalam pariwisata aktif. Jalur sepanjang 32 kilometer ini akan menghubungkan Gibbston Valley dengan Bannockburn, dan diperkirakan akan melampaui jumlah pengunjung Lake Dunstan Trail yang menarik 80.000 pengendara pada tahun pertamanya. Southern Lakes Trails, badan yang mengelola proyek ini, menyatakan bahwa pembukaan yang dijadwalkan pada akhir musim panas 2026—sekitar akhir Q1—mempertimbangkan komitmen terhadap keselamatan dan kualitas. Jalur ini dirancang untuk mengikuti jejak para pemukim awal, dengan konstruksi yang menggunakan abutmen batu tumpuk dan mengintegrasikan peningkatan ekologi, menjadikannya aset generasi untuk konektivitas regional.
Filosofi perjalanan yang dianut oleh Selandia Baru menekankan pada ritme daripada kekakuan, di mana aktivitas fisik memicu kesadaran dan refleksi yang lebih dalam. Pendekatan terintegrasi ini menarik bagi para pelancong yang mencari perjalanan yang didorong oleh tujuan, yang menawarkan pemulihan mental melalui koneksi alam dan pengalaman budaya yang mendalam. Selain aktivitas fisik, pemulihan juga menjadi fokus utama, dengan penawaran seperti fitur mata air panas dan spa yang memanfaatkan tradisi penyembuhan Māori, seperti Wai Ariki Hot Springs & Spa di Rotorua yang menarik pada tradisi penyembuhan Ngāti Whakaue. Tren ini mengukuhkan posisi Selandia Baru sebagai pemimpin dalam segmen pariwisata aktif dan kebugaran global, menawarkan perjalanan untuk pengayaan pribadi jangka panjang bagi pengunjung dari Australia dan pasar internasional lainnya.
20 Tampilan
Sumber-sumber
Travel And Tour World
Department of Conservation Te Papa Atawhai
100% Pure New Zealand
RNZ News
Crux
Karryon
NZ Herald
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



